Rabu, 06 Mei 2026

rumahku

Aku suka rumahku
Walau sebenarnya rumahku kosong
Hanya ada buku, kasur, kursi, dan mainan
Rumahku memang kosong
Dan sengaja kubiarkan kosong

Aku benci dengan orang-orang perusuh
Yang masuk ke rumahku
Membuat hancur suasana rumahku
Padahal rumah itu tempat ternyaman
Tapi dirusak orang-orang ini

Aku hanya ingin rumahku tetap kosong
Karena memang kosong
Hanya berisi aku dan semua manifestasi
Interpretasi, dan representasi 
Rumahku sengaja kubiarkan kosong

Senin, 13 April 2026

kenangan yang tak tuntas

Cuci otak




Dulu yang kuanggap salah, ternyata itu tidak sepenuhnya salah
Propaganda

Dulu yang kuanggap benar, ternyata itu juga tidak sepenuhnya benar
Propaganda

Setiap koloni ingin membangun koloninya demi memuaskan perut dan selangkangannya

Entah itu diperintah, maupun murni bisikan syahwat duniawinya

Mereka tukar akhirat dengan dunia
Mereka camkan paksa ke sanubari insan tiap bumi dengan jargonnya

Sehingga tak khayal kita lihat sekarang
Manusia boleh menginjak manusia lainnya demi hasrat masa kekuasaan

Hingga aku bertanya
Jika aku hidup di masa lalu, akankah aku seperti yang salah karena mau menegakkan kebenaran?

Mereka menguasai senjata untuk membungkam kebenaran
Sedangkan kita hanya mempunyai tangan kosong dan otak serta nurani

Kenapa di setiap zaman selalu lebih banyak orang-orang jahat berbulu suci menguasai dunia? 
Lalu Merajalela kemiskinan dan tangisan olehnya

Semua salah, baik yang benar maupun salah dalam anggapan masa laluku itu

Yang benar cuma Tuhan dan firmanNya

Selasa, 11 November 2025

Aku sudah lelah

Untuk melawan saja aku sudah tidak hasrat

Begini saja

Sadar tidak sadar kalian mendzhalimi saya

Saya hanya akan tuntut di akhirat

Saya sudah lelah di dunia ini

Saya cuma mau menyelesaikan amanah di dunia

Sedangkan hasrat saja sudah sirna

Rabu, 08 Oktober 2025

taik

Dunia ini tidak butuh kreativitas atau kelurusan Budi dan karya

Dunia ini hanya butuh kau tunduk menjamah menjilati kaki kotor busuk pengendali dunia

Mana peduli dunia pada hatimu

Apa itu hatimu?taik?

dingin dalam

Emosi yang gak bisa dibuka Krn kuncinya hilang
Cuma bisa membuat mendung tapi gak bisa menurunkan hujannya
Kuncinya entah di mana
Mungkin di kesendirian?
Mengutuk diri dengan Hujaman tusukan
Dari duri dunia yang tidak ramah
Menertawakan dengan jijiknya
Pada kenyataan bahwa semua pasti salah sendiri
Akhirnya emosi tetaplah harta Karun
Yg terpendam dalam lautan dunia bawah