Di TK tersebut memiliki kolam renang yang posisinya dibawah dari permukaan tanah, jadi setiap siswa yang mau berenang maka harus turun tangga. Kolam renang diisi kira-kira sepinggang anak TK. Kemudian ada Perpustakaan yang berisi buku-buku untuk anak-anak. Salah satu buku yang aku ingat adalah buku kelinci dengan tekstur kertas tebal. Karena di rumah aku punya edisi lumba-lumba.
Tidak banyak yang kuingat dari pengalaman di TK. Yang kuingat adalah beberapa kali pagi hari mamaku membawaku ke pasar(sebelum ke sekolah) untuk membeli CIKI dan kue "kura-kura ninja". Kadang aku juga membawa bekal mie goreng favoritku. Di TK itu kadang diberikan makanan bubur kacang hijau selepas berenang. Setelah berenang guru-guru TK akan menghanduki kami.
TK nya ada 0 kecil dan 0 besar. Aku yang TK 0 besar sekelas dengan beberapa siswa dan siswi yang nantinya akan 1 sekolah dasar denganku. Di sana banyak kegiatan. Kegiatan makan bersama. Main permainan outdoor bersama. Bahkan ada kegiatan memakai pakaian adat yang mana aku dulu tidak suka dipaksa orang tuaku menggunakan pakaian adat Minang atau sumatera selatan karena aku pecinta kartun jepang, aku hanya mau menggunakan pakaian kartun jepang atau superhero, yang membuatku tidak masuk sekolah hari itu karena mengamuk tidak mau memakai pakaian daerah.
Pernah ada kejadian, siswi cantik kelas itu, yang nantinya sekelas denganku di sekolah dasar di SD, disekap di kelas saat tidak ada guru. Kelas ditutup. Siswa cowok berlaku usil atau sekarang disebut pelecehan dengan memegang-megangi siswi cantik itu. Aku awalnya bengong tidak paham. Tapi akhirnya aku keluar kelas lalu memanggil guru untuk menyelesaikan permasalahan itu.
Yang aku ingat orang-orang di TK itu adalah dari foto bersama yang dicetak yang sudah usang di rumah orang tuaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar